• Selamat Datang
  • Alumni
  • KKL Masjid Kampung Bugis Bali 2
  • KKL Masjid Kampung Bugis Bali
  • KKL Masjid Al Akbar Surabaya
  • Workshop Tour Guide Class HMPS Manajemen Dakwah Tahun 2025

Aksi Peduli BAZNAS dan Mahasiswa Manajemen Dakwah

28 Agustus 2025

Poncol, Pekalongan - Akibat intensitas curah hujan yang tinggi di bulan Juni lalu, disertai dengan kondisi bangunan yang rapuh, sebuah rumah milik warga di Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan roboh. Sebagai bentuk kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekalongan bersama beberapa mahasiswa dari Prodi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan turun langsung memberikan bantuan berupa material bangunan untuk membantu proses pembangunan kembali rumah korban.

Bantuan diserahkan di Kelurahan Poncol disaksikan langsung oleh lurah Poncol. Bantuan diserahkan pada Senin (21 Juli 2025) pagi oleh perwakilan BAZNAS Kota Pekalongan dan sejumlah mahasiswa yang sedang menjalankan program pengabdian di kantor tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi tanggap darurat dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. "Kami dari BAZNAS bersama adik-adik mahasiswa merasa terpanggil untuk membantu warga yang mengalami musibah ini. Semoga bantuan material bangunan ini dapat meringankan beban korban dan mempercepat proses pembangunan rumah kembali," Ujar Bapak Drs. Khoeron selaku Wakil ketua II Bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas.

Korban rumah roboh, Bapak Mudhakir Anwar (62), yang tinggal sendiri di rumah tersebut, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang ia terima. "Saya tidak menyangka akan dibantu seperti ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan adik-adik mahasiswa. Semoga semuanya dibalas kebaikannya oleh Allah SWT," tuturnya sambil menahan haru. Bantuan yang diberikan berupa semen, pasir, bata ringan, kerikil, genteng, seng, dll yang akan digunakan untuk membangun kembali rumah yang rusak parah akibat hujan lebat.

Koordinator mahasiswa, Mirzam Arya Maulana, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran dan pengabdian nyata kepada masyarakat. "Kami belajar tidak hanya di kantor, tapi juga turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini bagian dari semangat pengabdian kami sebagai mahasiswa," ungkapnya. Musibah robohnya rumah akibat cuaca ekstrem ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan bangunan, terutama di daerah rawan bencana. BAZNAS berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

 

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree