Dalam paparannya, Prof. Sarwanto menekankan pentingnya paradigma baru pembelajaran berbasis luaran (OBE) sebagai upaya menyesuaikan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan capaian pembelajaran yang terukur. Ia menjelaskan bahwa implementasi OBE bukan hanya persoalan administratif, melainkan transformasi cara berpikir dosen dalam mendesain pengalaman belajar mahasiswa.

“Kurikulum OBE menuntut dosen untuk berpikir dari hasil akhir yang diinginkan. Setiap aktivitas pembelajaran harus dirancang agar mahasiswa mencapai kompetensi nyata sesuai profil lulusan,” ujar Prof. Sarwanto dalam sesi diskusi interaktif.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara Dekanat FUAD dengan program studi dalam mempersiapkan pelaksanaan kurikulum OBE secara menyeluruh di tingkat fakultas. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kultur akademik yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan sistem pendidikan nasional.
Dekan FUAD dalam sambutannya Menurutnya, menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan fakultas dan antusiasme para dosen. “Workshop ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen kita terhadap peningkatan mutu pembelajaran."
Kegiatan yang berlangsung di Aula FUAD ini diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai program studi di bawah fakultas. Selain sesi pemaparan dan tanya jawab, workshop juga diisi dengan praktik penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam peningkatan mutu pendidikan dan kesiapan menghadapi transformasi kurikulum perguruan tinggi berbasis capaian pembelajaran.