
Mengangkat judul disertasi “Perilaku Memilih Perguruan Tinggi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Jawa Tengah”, Bambang Sri Hartono meneliti secara mendalam kecenderungan dan determinan utama yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Penelitian ini relevan dalam konteks persaingan antar perguruan tinggi yang semakin kompleks, terutama pada sektor pendidikan tinggi berbasis keagamaan.
Dalam ujian terbuka di UIN Walisongo Semarang, promovendus memaparkan bahwa pilihan terhadap PTKIN tidak semata-mata ditentukan oleh faktor akademik, melainkan juga melibatkan aspek psikologis, ekonomi, sosial, serta nilai-nilai spiritual dan keagamaan. Disertasi ini menawarkan pendekatan teoritis dan model empiris yang dapat dijadikan dasar dalam pengembangan strategi promosi dan peningkatan daya saing PTKIN.

Tim penguji dalam ujian terbuka ini terdiri atas delapan akademisi senior, yaitu Prof. Dr. Nizar, M.Ag. (Ketua Sidang/Penguji), Dr. H. Nasihun Amin, M.Ag., (Sekretaris Sidang/Penguji), Prof. Dr. Muhis, M.Si (Promotor/ Penguji), Prof. Dr. Hj. Susminingsih, M.Ag (Co-Promotor/Penguji), Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag. (Penguji Eksternal), Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag. (Penguji), Dr. H. Ali Murtadho, M.Ag., (Penguji) dan Dr. H. Muhammad Fauzi, M.M. (Penguji). Kehadiran para penguji tersebut menunjukkan kualitas dan bobot akademik yang tinggi dari ujian terbuka ini.
Dalam presentasinya, promovendus menyampaikan bahwa variabel reputasi institusi, ketersediaan program studi, orientasi nilai keislaman, serta pertimbangan biaya pendidikan memainkan peran signifikan dalam perilaku memilih PTKIN. Penelitian ini juga menekankan pentingnya citra institusi, informasi digital, dan pengalaman alumni dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap perguruan tinggi Islam negeri di Jawa Tengah.
Para penguji memberikan sejumlah apresiasi atas kedalaman literatur, ketajaman analisis, serta kontribusi ilmiah yang ditawarkan. Beberapa catatan diberikan untuk memperkuat metodologi dan memperluas cakupan implikasi praktis, khususnya bagi pengambil kebijakan di lingkungan Kementerian Agama serta pengelola PTKIN. Ujian berlangsung dengan atmosfer ilmiah yang kritis namun konstruktif.
Setelah melalui proses tanya jawab yang mendalam, dewan penguji menyatakan bahwa Bambang Sri Hartono lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Ekonomi Syariah. Keberhasilan ini sekaligus menambah deretan capaian akademik dosen Prodi Manajemen Dakwah FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang terus berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis integrasi keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, diharapkan Bambang Sri Hartono dapat terus berkontribusi dalam penguatan mutu pendidikan tinggi Islam, baik melalui pengajaran, riset, maupun pengabdian masyarakat, serta turut memperkuat reputasi institusi tempat beliau mengabdi dalam ranah keilmuan yang strategis dan berdampak luas.